​Residivis di Padang Diciduk Tim Klewang usai Congkel Jendela Rumah Warga

PADANG, Detiksumbar.com — Tim 1 Klewang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang sukses mengamankan seorang pria terduga pelaku pencurian satu unit telepon genggam (HP) di kawasan perumahan Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

​Aksi kejahatan tersebut terungkap setelah korban menyadari ponsel miliknya raib dan langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan warga, petugas bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Bacaan Lainnya

​Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, melalui Kasubnit VI Buser, Ipda Ryan Fermana didampingi Aipda Riki Andi menjelaskan modus operandi yang digunakan pelaku. Terduga pelaku diketahui kerap berputar-putar mengincar rumah-rumah warga yang lemah pengamanannya.

​Setelah menentukan sasaran, pelaku masuk ke dalam rumah korban secara sembunyi-sembunyi pada malam hari. Pelaku memanfaatkan kelalaian pemilik rumah dengan mencongkel bagian jendela.

​“Pelaku ini bergerak secara mobile sambil mengintai rumah yang dinilainya mudah dimasuki. Setelah situasi aman, dia masuk lewat jendela dengan cara mencongkelnya,” ungkap Ipda Ryan Fermana kepada awak media, Rabu (14/10/2026) dini hari.

​Berbekal informasi dan hasil penyelidikan di lapangan, Tim 1 Klewang tak butuh waktu lama untuk mengendus keberadaan pelaku. Petugas akhirnya berhasil mengepung dan mengamankan terduga pelaku di sebuah rumah kos.

​Uniknya, lokasi persembunyian pelaku terbilang sangat dekat dengan TKP pencurian. Pria tersebut ditangkap tanpa perlawanan di wilayah kelurahan yang sama dengan tempatnya melancarkan aksi kejahatan.

​Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengonfirmasi bahwa terduga pelaku bukan orang baru dalam dunia kriminal. Pria tersebut dipastikan merupakan seorang residivis yang sebelumnya pernah terlibat kasus hukum serupa.

​Meskipun demikian, kepolisian masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara (TKP) lain. Sejauh ini, baru satu lokasi pencurian di perumahan Gurun Laweh yang resmi teridentifikasi.

​“Kami masih terus mendalami perkara ini guna memastikan seluruh rangkaian kejadian, sekaligus mengecek apakah ada tindak pidana di lokasi lain yang juga melibatkan terduga pelaku,” pungkas Ipda Ryan Fermana.

(Alfi)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *