Pesisir Selatan, Detiksumbar.com – Panggung pemilihan kepemimpinan tingkat nagari kembali mencuri perhatian publik dengan hadirnya figur energik dan berdedikasi tinggi. Jon Hendra secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Wali Nagari Pancuang Taba demi membawa perubahan positif yang berkelanjutan. (27.9.26)
Peristiwa pencalonan ini berlangsung di Nagari Pancuang Taba, Kecamatan IV Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan. Kontestasi politik lokal ini dijadwalkan akan mencapai puncaknya pada hari pemungutan suara yang akan diselenggarakan secara serentak pada tanggal 21 Oktober 2026 mendatang.
Latar belakang pencalonan Jon Hendra didasari oleh kerinduan mendalam untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan nagari yang lebih maju, mandiri, sejahtera, transparan, dan berbudaya. Ia memandang bahwa potensi besar yang dimiliki oleh Nagari Pancuang Taba memerlukan kepemimpinan yang amanah serta pelibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Dalam visi utamanya, Jon Hendra mengusung gagasan terwujudnya nagari yang unggul melalui pelayanan pemerintahan yang amanah serta pelaksanaan pembangunan secara basamo atau bersama-sama. Visi strategis ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di berbagai sektor kehidupan.
Guna mewujudkan visi tersebut, Jon Hendra telah menyiapkan delapan misi utama yang komprehensif. Misi ini mencakup peningkatan pelayanan publik yang cepat dan adil, pemerataan pembangunan infrastruktur kampung, hingga penguatan sektor ekonomi kerakyatan berbasis UMKM, pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Selain itu, fokus perhatian juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pemberdayaan generasi muda. Jon Hendra menilai bahwa pemuda, bundo kanduang, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan tokoh masyarakat harus dilibatkan secara sinergis dalam gerak pembangunan nagari.
Aspek pelestarian adat istiadat serta nilai-nilai Minangkabau juga menjadi pilar penting dalam arah kebijakan yang ditawarkannya. Budaya lokal ini diposisikan sebagai jati diri utama masyarakat Pancuang Taba yang harus dijaga di tengah arus modernisasi.
Proses pencalonan ini dijalankan oleh Jon Hendra dengan mengusung motto “Siap Mengemban Amanah” dan “Basamo Membangun Nagari”. Melalui nomor urut 4 yang diperolehnya, ia mengajak seluruh warga nagari untuk berpartisipasi aktif menggunakan hak suara mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Menatap masa bakti periode 2026 hingga 2034, Jon Hendra berkomitmen menghadirkan pengelolaan keuangan nagari yang transparan serta dapat dipertanggungjawabkan. Keterlibatan masyarakat secara langsung dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan akan menjadi kunci utama efektivitas kepemimpinannya kelak.
Dengan persiapan matang, program kerja yang terstruktur, serta dukungan kuat dari berbagai elemen masyarakat, pencalonan Jon Hendra diprediksi menjadi salah satu magnet utama dalam dinamika demokrasi lokal tahun ini. Warga Nagari Pancuang Taba kini menantikan momentum 21 Oktober 2026 untuk menentukan arah masa depan nagari yang lebih gemilang.




