Imral Adenansi : IKADIN Sumbar Dorong Lahirnya Advokat Berintegritas dari Ranah Minang, Siapkan LBH di Tiap Daerah

 

PESISIS SELATAN, Detiksumbar.com — Ketua Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Sumatera Barat, Imral Adenansi, S.H., M.H., menggelar kegiatan sosialisasi organisasi di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Balai Selasa, Pesisir Selatan, Kamis (22/10/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya strategis mendorong lahirnya advokat-advokat muda yang andal, profesional, dan berintegritas dari Ranah Minang.

 

Bacaan Lainnya

​Dalam pemaparannya, Imral menegaskan komitmen IKADIN Sumbar untuk membuka akses seluas-luasnya bagi para sarjana hukum, baik dari rumpun ilmu hukum umum maupun hukum Islam dan Syariah, agar dapat meniti karier sebagai praktisi hukum profesional.

 

​“Pada prinsipnya, kami ingin mempermudah dan memfasilitasi para alumni hukum umum maupun Syariah. Latar belakang jurusan bukan penghalang selama memenuhi kualifikasi undang-undang. Kita ingin mereka tumbuh menjadi advokat yang handal dan berintegritas,” tegas Imral.

 

​Targetkan LBH dan Kantor Hukum di Setiap Daerah

 

​Sebagai bentuk konkret pembinaan, Imral menggagas pendirian kantor hukum serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Wadah ini disiapkan sebagai sarana magang, pengasahan kompetensi, sekaligus tempat pengabdian bagi para calon advokat muda.

 

​Keberadaan LBH di daerah-daerah juga diproyeksikan untuk mendekatkan akses keadilan bagi masyarakat miskin dan marjinal yang membutuhkan pendampingan hukum. Dengan begitu, IKADIN tidak sekadar berfungsi sebagai organisasi profesi, melainkan hadir secara nyata dalam mengawal penegakan hukum di tengah masyarakat.

 

​Angkat Tradisi Diplomasi dan Dialektika Minangkabau

 

​Lebih lanjut, Imral menggarisbawahi bahwa masyarakat Minangkabau memiliki modal sosial yang kuat berupa kecakapan berdiplomasi, berkomunikasi, dan berunding. Karakter historis ini terbukti dari rekam jejak para tokoh pejuang asal Sumatera Barat yang lihai bertukar pikiran dan berdiplomasi di tingkat nasional maupun internasional.

​Menurutnya, kecakapan argumentasi dan negosiasi tersebut merupakan modal dasar penting dalam profesi advokat. Sebab, membela hak-hak hukum klien tidak hanya membutuhkan penguasaan pasal, tetapi juga ketajaman berpikir logis serta keberanian moral di koridor hukum yang berlaku.

​

​Guna merealisasikan target tersebut, IKADIN Sumbar berencana menjalin kerja sama berkelanjutan dengan berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat, termasuk STAI Balai Selasa. Bentuk kemitraan ini mencakup penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Pelatihan Ujian Advokat, hingga program pemagangan terstruktur di kantor-kantor hukum jejaring IKADIN.

 

 

​Imral pun mengajak para lulusan dan mahasiswa tingkat akhir hukum di Ranah Minang untuk tidak ragu mengambil peran sebagai penegak hukum. Momentum sosialisasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat generasi muda daerah untuk tampil di garda terdepan dalam menegakkan keadilan, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumatera Barat. (Xx)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *