Peduli Warga Terdampak Luapan Sungai Air Dingin, Personel Polsek Koto Tangah Turun Tangan Bersihkan Material Banjir

​PADANG, Detiksumbar.com — Personel Polsek Koto Tangah bergerak cepat membantu warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Air Dingin di Kampung Apa, RT 003 RW 004, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Senin (12/10/2026) pagi.

 

Bacaan Lainnya

​Aksi tanggap bencana yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan material lumpur pekat yang mengendap di permukiman dan rumah warga pascabanjir.

 

​Sebelum diterjunkan ke lokasi, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino, S.H., M.H. Apel ini bertujuan memetakan titik krusial pembersihan serta memastikan kesiapan fisik dan sarana personel.

 

​Usai mengarahkan anggota, Kompol Afrino bersama jajarannya langsung menuju titik lokasi pemukiman warga untuk memulai aksi gotong royong pembersihan endapan lumpur.

 

​Fokus utama aksi kemanusiaan ini menyasar sedikitnya tiga unit rumah warga yang mengalami pendangkalan dan penumpukan material lumpur cukup tebal di bagian dalam maupun halaman rumah.

 

​Dengan bermodalkan peralatan seadanya seperti sekop, cangkul, dan serokan air, para personel kepolisian bersinergi membersihkan sisa-sisa banjir agar rumah warga dapat kembali dihuni dengan layak dan higienis.

 

​Tumpukan lumpur yang cukup tebal akibat luapan Sungai Air Dingin sempat menyulitkan proses pembersihan, namun semangat gotong royong jajaran kepolisian membuat pekerjaan selesai lebih cepat.

 

​Pemilik rumah yang mendapat bantuan menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam melalui testimoni langsung kepada Kapolda Sumbar, Kapolresta Padang, serta Kapolsek Koto Tangah beserta seluruh personel yang terlibat.

 

​Warga mengaku sangat terbantu dengan hadirnya jajaran kepolisian di tengah masa sulit pascabanjir, mengingat material lumpur sulit dibersihkan jika hanya mengandalkan tenaga mandiri pemilik rumah.

 

​Seluruh rangkaian aksi tanggap bencana ini diakhiri dengan apel konsolidasi untuk mengevaluasi hasil kegiatan serta memastikan kondisi kesehatan para personel sebelum kembali bertugas menjaga keamanan daerah setempat. (Xx)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *